Telur Ikan Cupang Berwarna Kuning

Telur Ikan Cupang Berwarna Kuning, majalahikan.com | Warna telur ikan cupang lama-lama kok terlihat kuning, apa penyebabnya dan apakah bisa menetas?

Itulah pertanyaan yang paling sering ditanyakan pemula ketika mereka tidak sabar menanti menunggu kapan telur ikan cupang menetas?

Baik, mari kita lihat jawaban berikut ini, apakah nantinya setelah kalian membacanya akan sesuai dengan pengalaman kalian?

Penyebab Telur Ikan Cupang Berwarna Kuning

Telur Ikan Cupang Berwarna Kuning

Segala sesuatu pasti ada sebeb musababnya, termasuk perubahan warna pada telur ikan cupang, seperti kalian lihat pada telur ikan cupang kalian, mereka terkumpul di satu titik, yakni di sarang gelembung yang dibuat oleh ikan cupang jantan sebelum kawin.

Apa kalian tau apa yang dilakukan oleh ikan cupang jantan setelah kita ambil ikan cupang betinanya?

Mengerami telur?

Merwat telur?

Menjaga telur?

Memakan telur?

Pada dasarnya bahasa mengerami telur sama juga dengan merawat atau menjaga telur...

Mengerami Telur :

Itu karena dalam bahasa hewan yang bertelur, telur akan bisa menetas dalam kurun waktu tertentu dengan hangatnya suhu, itu artinya induk berdiam di atas telur agar telur hangat dan akahirnya menetas dalam waktu tertentu, seperti ayam misalnya.

Akan tetapi, ikan cupang jantan tentunya tidak akan duduk berdiam di atas telur-telur dalam proses pengeraman, melainkan dengan cara memberi atau meniupkan oksigen pada gelembung yang ada telurnya.

Merawat Telur :

Kita ambil contoh lagi ayam, tidak hanya bediam untuk menghangatkan telur, akan tetapi ayam juga akan merawat telur agar bisa menetas.

Ayam dalam merawat telur akan membolak balikan telur dengan paruhnya agar suhu hangatnya merata, selain itu telur yang tidak tepat berada di bawahnya akan digulingkan untuk kembali lagi tepat di bawahnya.

Akan tetapi, tentunya perawatan yang dilakukan ayam terhadap telurnya, tidaklah sama dengan yang dilakukan ikan cupang.

Untuk ikan cupang dia akan memankan telur yang notabenya tidak terbuahi alias tidak ada isinya, kanapa musti dimakan?

Seperti kita ketahui, perseberan bakteri, jamur atau apalah di darat dengan di air akan lebih cepat di air. Nah telur ikan cupang yang tidak terbuahi ini akan mudah terserang jamur.

Dan jika tidak dimakan, maka jamur akan merambat pada telur yang terbuai alias yang ada isinya, yang akhirnya telur menjadi busuk dan terlihat berwarna kuning.

Makanya dalam merawat telur, ikan cupang sering berada di bawah sarang gelembung untuk memberi oksigen agar suhu hangat serta memakan telur yang busuk agar tidak merambat.

Menjaga Telur :

Penyebab Telur Ikan Cupang Berwarna Kuning
majalahhewan.com
Kita kembali ke contoh ayam, ketika ayam sedang mengerami telur dan kita mencoba untuk mendekati, maka sang ayam akan marah dengan cara mengembangkan bulu, mengeluarkan suara serta mematuk tangan kita ketika mencoba untuk memasukan tangan ke arah telur yang ada di bawah sang ayam.

Sama halnya dengan ikan cupang jantan yang merawat telur, di alam tentunya banyak predator yang akan memangsa telur ikan cupang.

Bahkan tidak hanya di alam, kita lihat ketika ikan cupang selesai kawin, maka ikan cupang jantan akan mengusir ikan cupang betina dari bawah sarang, itu artinya ikan cupang jantan tau bahwa betina juga merupakan ancaman yang bisa membahayakan telur.

Dari sini, kita bisa menarik benang merah apa penyebab telur ikan cupang berwarna kuning, yakni jamur.

Lalu kenapa bisa terserang jamur jika ikan cupang jantan masih merawat telur-telur?

Itu artinya ada beberapa telur yang lolos dari pengawasan sang induk jantan yang akhirnya merambat ke telur lainya.

Apakah Telur Ikan Cupang Berwarna Kuning Bisa Menetas

Jawabnya tidak bisa, meski kalian tunggu hingga berhari-hari telur tidak akan menetas, jikapun ada yang menetas hanya satu dua ekor saja.

Itulah jawaban dari pertanyaan kalian, jika memang yang saya tuliskan ini nantinya sesuai dengan telur-telur ikan cupang kalian, maka tulisan ini berdasarkan sumber valid dari pengalaman nyata peternak ikan cupang.

Jika tidak sesuai ( menetas atau tidaknya ) maka kalian bisa berkomentar di kolom komentar dan tuliskan pengalaman kalian.

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel