Thursday, 26 May 2016

Budidaya Kutu Air Dengan Kol Dan Tanpa Bibit



Budidaya Kutu Air, majalahikan.com - Kutu air merupakan pakan alami bagi anak ikan (burayak) air tawar maupun ikan air payau.


Budidaya Kutu Air daphnia sp


Terlebih burayak ikan cupang, ikan guppy, ikan molly dan burayak ikan hias air tawar yang lainya ataupun ikan air tawar seperti benih ikan lele, gurame, nila dan sebaginya.

Kenapa kutu air dibutuhkan burayak ikan hias maupun burayak ikan air tawar konsumsi setelah kantung kuning (makanan bawaan) mulai habis?

Itu karena kutu air memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, ya'ni 66 % dan kandungan lemaknya 6 %, dan itu akan sangat bagus untuk menunjang pertumbuhan burayak.

Dan kutu air adalah pakan alami yang menarik perhatian burayak, karena bergerak melayang-layang, terlabih ukuran kutu air yang kecil sangat pas di mulut burayak untuk dimangsa. 

Disamping itu manfaat kutu air sebagai pakan alami ikan cupang lebih cepat untuk mematangkan telur sang induk.


Budidaya Kutu Air Dengan Kol


Pada postingan terdahulu admin mencoba berbagi tips buddidaya ikan cupang yang bisa dilakukan walupun bagi orang yang pertama kali belajar/pemula.

Bukan hanya itu, admin juga merangkum berbagai budidaya ikan hias, seperti misalnya ikan guppy, ikan blakc molly, ikan koi

Baca juga : 
5 Cara Mudah Untuk Pemula Berbudidaya Ikan Cupang
Ikan Belida Serta Cara budidaya Dan Merawatnya
Budidaya Ikan Guppy, Mudah Dan Siapapun Anda Bisa Berhasil
Ikan Black Molly Dan Cara Budidayanya

Memahami Kutu Air Sebelum Melakukan Budidaya


Budidaya Kutu Air Tanpa Bibit

Sebenarnya budidaya kutu air ini dilakukan sebelum melakukan pemijahan ikan cupang ataupun pemijahan ikan hias lainya, karena ketika burayak menetas dari telurnya, pakan untuknya telah tersedia.

Sebelum melakukan budidaya kutu air ada baiknya kita kenali dulu seperti apakah kutu air yang nantinya menjadi makanan untuk burayak ikan cupang.

Kutu air yang paling populer dikalangan pembudidaya ikan ada dua jenis. Yang pertama Moina dan yang kedua Daphnia. Kedua jenis dari kutu air ini adalah termasuk dalam keluarga arthopoda, kelas crustacea dan ordo caldocera dan keduanya merupakan jenis udang renik.

Ada perbedaan dari kedua jenis kutu air ini, ciri cirinya adalah sebagai berikut:

Budidaya Kutu Air daphina Dengan Kol

Dhapnina sp berwarna putih transparan sedangkan
Habitat Daphnia sp adalah perairan tawar seperi kolam, danau, dan tempat-tempat tergenang lainnya dengan suhu 21 derajat celcius dan Ph 6,5 – 9.

Budidaya Kutu Air moina

Sedangkan Moina sp berwarna kemerahan dan banyak dijumpai pada perairan rawa yang banyak mengandung bahan organik yaitu rawa-rawa yang berumput dan banyak kayu-kayu mati.

Nah pada kesempatan kali ini admin akan mengulas budidaya kutu air yang jenis Daphnia sp.


Cara Budidaya Kutu Air Yang Efektif Dan Tanpa Bibit

 
Budidaya Kutu Air yang efektif

Budidaya kutu air Daphnia sp bisa dilakukan dengan berbagai cara dan media, seperti misalnya dengan kotoran ayam, ampas kelapa, ampas kedelai, susu, susu bubuk, sayuran dan lain sebagainya.

Menurut pengalaman admin sendiri cara budidaya kutu air yang efektif menggunakan kol. 

Karena hanya dengan kol yang dimasukan kewadah budidaya adalah cara membuat kutu air datang.

Itu berarti anda tidak susah - susah untuk beli bibit kutu air atupun mencarinya untuk mengkultur atau membudidayakanya.

Cara buat kutu air dengan kol ini sangatlah mudah, bahkan bahan-bahanya pun murah meriah alias geratis. Disamping itu cara ini juga tidak menggunakan aerator.
 
Nah berikut adalah langkah - langkahnya:

Cara Budidaya Kutu Air Dengan Kol

Langkah Pertama Menyiapkan Kol Untuk Budidaya Kutu Air

Admin tadi menyebutkan bahan yang diperlukan dalam budidaya kutu air ini murah meriah bahkan geratis, ini adalah pengalaman admin.

Budidaya Kutu Air Dengan Kol busuk



Sayur kol yang admin dapat adalah dari sampah pasar, kenapa admin pilih yang sampah tidak yang masih bagus dan beli, itu karena yang dari sampah hampir busuk dan cara membuat kutu air datang dengan cepat.


Langkah Kedua Menyiapkan Wadah Untuk Budidaya Kutu Air

Wadah untuk budidaya kutu air dengan kol yang terpenting adalah lebar ataupun panjang tidak perlu yang tinggi.

Budidaya kutu air ini juga tergantung dengan budidaya ikan (cupang) anda

Jika ikan yang dibudidaya banyak maka di perlukan budidaya kutu air skala besar dan untuk itu perlu juga membuat kolam yang besar, baik itu kolam semen maupun kolam terpal.

Selama ini admin terus berupaya untuk menemukan cara budidaya kutu air yang efektif, bahkan menentukan wadah sekalipun. Dan pada akhirnya wadah yang admin pakai untuk ternak kutu air menggunakan bekas kulkas (almari es).

Silahkan yang berminat untuk mencoba seperti admin, kelebihan menggunakan wadah kulkas bekas adalah dapat dipindah-pindah, dan ini sangat efektif bagi yang lahan kurang luas.

Langkah Ketiga Mengisi Air Untuk Budidaya Kutu Air

Masukan air yang sudah tua " air yang sudah diendapkan", pengisian air ini secukupnya saja, yang terpenting tidak tinggi akan tetapi melebar ataupun memanjang seperti (kulkas).

Langkah Keempat Memasukan Kol

Kol yang sudah sudah didapat bersihkan dahulu sebelum di masukan ke wadah budidaya. Agar supaya tidak jadi tempat bersarang dan bertelurnya nyamuk, maka wadah perlu di beri tutup.

Admin sendiri tidak memberi penutup dan itu sengaja admin lakukan agar nyamuk bertelur, karena admin butuh jentik nyamuk untuk pakan ikan cupang admin yang sudah besar.

Langkah Kelima Dalam Budidaya Kutu Air

Biarkan selama kurang lebih satu minggu, dalam masa pembusukan kol, air akan berubah menjadi hitam....lama kelamaan air akan jernih kembali karena sudah mengendap, dan tereeeeeng......anda akan melihat beribu-ribu bahkan berjuta-juta kutu air.

Langkah Keenam Pemanenan Kutu air

Ambil dengan saringan halus khusus kutu air, dan lakukan penkulturan secara kontinu agar burayak selalu kenyang dan cepat besar.

Mudah bukan Cara Budidaya Kutu Air Dengan Kol Dan Tanpa Bibit ini? Semoga bermanfaat dan anda tidak merasa kesulitan saat mencobanya.
Baca juga : Panduan Mudah Dan Lengkap Budidaya Ikan Koi

15 comments :

  1. Dosisnya tidak dicantumkan?
    Itu sekali pake atau bisa berulang2?
    Thx seblmnya

    ReplyDelete
  2. terimakasih telah berkunjung

    cara ini untuk menciptakan kutu air, untuk dosis sekenanya saja mas / mba. Jika ingin banyak maka kasih kol yang banyak, tentunya juga tempatnya menyesuaikan.

    dan pastinya jika kutu air yang telah tercipta tidak sahabat kasih pakan ya nantinya akan
    habis juga. Maka perlu dikultur

    ReplyDelete
  3. kalau yg berbentuk awan itu namanya apa kak?

    ReplyDelete
  4. Sidiq Santoso,@

    Maaf, dari tulisan Budidaya Kutu Air Dengan Kol Dan Tanpa Bibit ini, maksudnya yang mana yang seperti awan ya?

    ReplyDelete
  5. saya sudah coba skrng sudah hampir seminggu, tp warna air tidak jdi hitam, tp permukaan air malah seperti berlendir. apa itu sudah termasuk berhasil apa gmn y? terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. achi kun@ Iya mas emang seperti berlendir, tunggu aja. Oh iya, terlalu banyak kol dengan sedikit air juga terkadang tidak akan keluar kutu airnya. terus berinofasi mas dan Semoga sukses

      Delete
  6. bang kolx bisa pake yg dbeli gk

    ReplyDelete
  7. bang kolx bisa pake yg dbeli gk

    ReplyDelete
  8. Bisa bisa bisa, makasih udah bertanya dan berkunjung

    ReplyDelete
  9. Keren bro/sis blognya
    Ane udah dapet kutu airnya banyak banget ,ampe bejibun :v ,
    Next kalo kutu airnya abis gimana bro/sis ?
    Apa harus tambah kolnya apa gimana ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, selamat yam mas Angga......biasanya kalo udah hampir abis tinggal masukin kol lagi. Maksih udah berkunjung

      Delete
  10. mas/mba author. ditempat saya kutu airnya langsung berkurang scra drastis bahkan 50% setelah 2 hari.. pada mati atau gmana ea,?

    ReplyDelete
  11. Maaf gan nupang tanya...pada bagian akhir artikel ini ada disebutkan "akukan penkulturan secara kontinu agar burayak selalu kenyang dan cepat besar"
    Nah apa maksudnya pengkulturan tsb dan bagaimana caranya?, mohon penjelasan gan..Terimakasih..Sukses Selalu..

    ReplyDelete
  12. Terimakasih, sangat bermanfaat
    Btw, itu kutu air datangnya dari mana ya? Apakah air yg sudah diendapkan itu mengandung benih kutu air?

    ReplyDelete

Silahkan Berkomentar Dan Saling Memberi Inspirasi Serta Berbagi Pengalaman Untuk Kebaikan Kita Dan Ikan Hias Kita Semua