Friday, 6 May 2016

Ikan Belida Serta Cara budidaya Dan Merawatnya


Ikan Belida, majalahikan.com ~ Adalah ikan air tawar yang unik. Sebagai ikan hias, belida corak warnanya tak seindah dan secerah jenis ikan hias lainya. Bahkan bisa dibilang ikan belida tak mempunyai nilai lebih pada segi warna.


Ikan belida Predator


Ikan belida juga tak selincah ikan hias air tawar yang lain, yang gesit berenang kesana-kemari di dalam aquarium. Bisa dibilang ikan belida sangat tidak menarik, karena dia cenderung diam di dasar aquarium.

Baca juga: Jenis Ikan Hias Air Tawar Terlengkap Dari Semua Kategori


Akan tetapi dari segi bentuk ikan belida sangat unik, badanya pipih dengan punggung yang menjulang tinggi layaknya bukit.  Belida juga dikenal dengan nama Knife fish yang berarti ikan yang berbentuk seperti pisau.

Selain keunikan dari bentuk tubuhnya, yang menjadikan belida menjadi ikan hias yang dipelihara di aquarium juga karena semakin langkanya belida ditemukan dihabitat asalnya.

Harga Ikan belida di setiap wilayah berbeda-beda, tergantung jenis, ukuran, dan tingakat sulit tidaknya para penjual ikan hias mendapatkanya.

Pada umumnya untuk anakan yang ukuranya 10 cm bisa mencapai 30 rb/ekor dan ikan belida yang beratnya sudah 3 kg bisa dihargai sekitar 900 ribuan/ekor.

Sedangkan untuk ikan berukuran 50-60 cm harga jual ikan ini bisa mencapai sekitar 200-300 ribu rupiah per ekor .

Klasifikasi Ikan Belida

Inilah klasifikasi ilmiah ikan belida/ lopis
Kerajaan:     Animalia
Filum:          Chordata
Kelas:          Actinopterygii
Ordo:           Osteoglossiformes
Famili:         Notopteridae
Genus:         Chitala
Spesies:       C. lopis 

Nama binomial Chitala lopis

Jenis Jenis Ikan Belida Ada 3, Berikut Adalah Uraianya

1. Ikan Belida Bangkok ( N. chitala )

Jenis Ikan Belida Bangkok
www.kaskus.co.id

Ikan belida Bangkok (N. Chitala) Tubuh pipihnya diselimuti warna perak abu-abu, yang menarik dari belida bangkok ini adalah totol-totol hitam dan besar-besar yang membentang sampai ke ekor. Panjangnya bisa mencapai 90 cm dan juga tersebar di Birma dan India.

2. Ikan Belida Afrika
 
Jenis ikan belida Afrika
www.kaskus.co.id

Ikan belida Afrika panjang tubuhnya bisa mencapai 60 cm, yang mana jenis ini tersebar di Afrika barat, mulai dari Kamerun sampai Zaire.

Ikan belida Afrika sangat mirip ikan salmon apalagi yang masih muda. Warna pada tubuh jenis Afrika ini dihiasi garis-garis hitam tebal yang tak beraturan, layaknya sebuah lukisan batik. 

Akan tetapi seiring berjalanya waktu dan ikan belida Afrika ini makin besar maka lukisan batik yang indah ini memudar dan pada akhirnya menghilang. Setelah itu punggungnya berubah menjadi polos dan pada bagian lainnya berubah menjadi totol-totol hitam.

3. Ikan Belida Lokal ( N. notopterus )

Jenis Ikan Belida Lokal
birdbody.blogspot.com
Jenis yang ini adalah yang paling polos warna tubuhnya, yakni abu-abu kehitaman. Hanya saja pada saat masih muda bertotol hitam dan kecil-kecil dan menghilang dengan sendirinya pada saat dewasa.


Ikan belida ditemukan di perairan tawar dan payau di Afrika dan Asia Tenggara. Di Indonesia, Chitala lopis tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa bagian Barat. 

Manfaat ikan belida bagi kehidupan manusia/penduduk sekitar adalah sebagai bahan baku untuk membuat kemplang, ya'ni sejenis kerupuk khas dari Palembang. Dulu ikan belida juga dipakai untuk pembuatan pempek akan tetapi pada saat ini diganti dengan tenggiri.

Kemplang ikan balida
food.detik.com


Makanan ikan belida di habitat asalnya adalah ikan - ikan kecil, udang, katak dan juga krustasea. Karena ikan ini adalah predator, maka biasanya umpan ikan belida yang dipakai para mancing mania adalah umpan hidup.

Karena ikan belida adalah ikan yang aktif di malam hari (nokturnal), makanya untuk memancing ikan belida ini yang biasa dilakukan oleh para mancing mania disekitar jam 5 hingga malam.

Ikan belida menyukai perairan dengan vegetasi yang tinggi sebagai tempat berlindung. Dan juga dihabitat asalnya ikan belida hidup pada tepi-tepi sungai dan biasanya bersembunyi pada batang-batang kayu yang tenggelam serta akar-akar pohon di tepi sungai.

Hidup ikan belida suka menyendiri, tidak akan pindah ketempat lain selama dia merasa nyaman dan tidak ada pengganggu yang mengusik tempatnya.

Saat ini ikan belida sudah sangat jarang ditemukan dihabitat asalnya dan termasuk ikan yang terancam punah.


Budidaya Ikan Belida


Baca juga: 5 Cara Mudah Untuk Pemula Berbudidaya Ikan Cupang

budidaya ikan belida
id.wikipedia.org
Bagi yang ingin membudidayakan ikan belida, sebaiknya pemijahan dilakukan pada saat musim penghujan. Di kehidupan asal tempat ikan belida tinggal biasanya meletakan telur-telurnya pada batang pohon yang berada pada kedalaman kurang lebih 1m.

Nah, dalam budidaya ikan belida juga harus ada tempat untuk menempelkan telur-telurnya. Seperti misalnya batang bambu atau papan.

Untuk membedakan ikan belida jantan dan betina caranya dengan mengamati ciri-ciri berikut ini.
Ciri-ciri ikan belida jantan:

- mempunyai sirip perut yang lebih panjang dari pada betina serta menutupi bagian urogenital.
- Tubuh jantan lebih kecil dibanding ikan belida betina
- Alat kelamin bentuknya tabung
- Sedangkan jantan yang sudah siap pijah ciri-cirinya alat kelamin memerah dan bila diurut mengeluarkan sperma (cairan berwarna putih)

Ciri-ciri ikan belida betina:

- Sirip perut pendek dan tidak menutup bagian urogenital
- Alat kelamin bentuknya bulat
- Ciri-ciri ikan belida betina siap pijah perutnya membesar dan alat kelaminya memerah.

Untuk memelihara dan menetaskan telur-telur ikan belida, derajat pembuahan berkisar 30-100 %, sedangakan derajat penetasan 72,2 % dan
intasan (survival rate) larva adalah 64,2%.

Jumlah telur-telur ikan belida bisa keluar dari indukan betina kurang lebih antara 260-6080 butir. Sedangkan larva akan menetas pada suhu 29-30 derajat waktu yang dibutuhkan kurang lebih 3-5 hari atau 72-120 jam.

Jika larva sudah menetas dan sudah berumur 3 hari mereka sudah bisa makan artemia. Sedangkan ketika benih berumur 1 bulan sudah dapat dideder di akuarium.

Setelah 1 bulan pada aquarium, benih siap dideder pada kolam dan ketika panjang ikan sudah mencapai ukuran 15 cm, benih siap untuk pembesaran


Cara Merawat Ikan Belida

Cara Merawat Ikan Belida
fjb.kaskus.co.id

Melihat ikan hias tumbuh sehat dan prima di dalam aquarium adalah dambaan setiap hobiis ikan hias. Begitu juga dengan ikan hias belida. Maka dari itu dibutuhkan tips bagaimana cara merawat ikan hias belida ini. 

Berikut adalah beberapa tips cara merawat ikan hias belida:

Ikan belida terbesar beratnya bisa mencapai 7 kg, bahkan yang pernah teridentifikasi ikan belida mampu tumbuh sepanjang 1 meter dengan berat maksimal 15 kg.

Untuk itu pertama kali yang dibutuhkan untuk memelihara dan merawat ikan belida adalah

1. Aquarium besar, ukuran yang paling ideal 2x1.5 meter. Isi dengan air yang ketinggianya 30 hingga 45 cm.
2. Jaga suhu air aquarium tetap sekitar 24 - 28 derajat Celcius
3.  pH air 6,2
4.  Beri aquarium kayu-kayuan yang berserakan atau tumbuhan untuk tempat sembunyi ikan belida

Ikan belida hewan noctural
budidayaternaks.blogspot.com


5. Berilah pakan secara teratur 2 kali sehari, pagi dan sore hari. Udang kecil yang masih hidup dan anak-anak ikan mas yang masih kecil adalah makanan ikan belida yang paling disukai.
6. Campur ikan belida dengan ikan hias predator yang seukuran

Terima kasih atas kunjunganya di Ikan Belida Serta Cara budidaya Dan Merawatnya
Baca juga : Mengenal Lebih Dekat Ikan Toman


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Lopis

0 comments

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Dan Saling Memberi Inspirasi Serta Berbagi Pengalaman Untuk Kebaikan Kita Dan Ikan Hias Kita Semua