Mudahnya Cara Membesarkan Artemia Atau Budidaya Artemia

Cara Membesarkan Artemia, majalahikan.com | Apakah artemia yang kamu tetaskan bisa diperbanyak? jika bisa bagaimana cara memperbanyak artemia tersebut?

Itu adalah pertanyaan yang umum terlintas bagi para pengguna artemia salina, selain itu kalau sudah besar untuk apa? juga sering ditanyakan.

Karena tentunya jika sudah besar larva ikan maupun udang sudah tidak bisa memangsanya karena ukuranya yang lebih besar dari mulut larva udang dan ikan itu sendiri.

Oke, mari kita lihat cara membesarkan artemia atau budidaya artemia dan manfaat artemia setelah dibesarkan.

Cara Membesarkan Artemia


Cara Membesarkan Artemia Hingga Panen

Sebelum dibudidaya tentunya kita musti menetaskan telur artemia. Ada banyak merek telur artemia yang bisa Anda tetaskan, seperti misalnya supreme plus.

Untuk cara menetaskan artemia bisa Anda lihat pada postingan sebelumnya dengan judul Harga Artemia Supreme Plus Dan Cara Menetaskanya.



Baca Juga : Artemia Polar Red Adalah Artemia Instan Yang Praktis Untuk Pakan Anakan Ikan

Tahap Perkembangan Artemia Setelah Menetas Dan Persiapan Alat Untuk Budidaya Artemia


Cara Membesarkan Artemia Atau Budidaya Artemia

Siapkan wadah untuk pembesaran, wadah pembesaran bisa dari akuarium maupun dari bak semen atau yang lainya.

Wadah pembesaran diisi dengan air yang telah dicampur dengan garam, aduk-aduk hingga garam terlarut, ( air laut tiruan ini dengan aturan-aturan yang telah di tentukan campurannya  )

Dalam pemeliharaan artemia ini juga dapat menggunakan air laut yang sudah diencerkan kadar garamnya, yaitu 5 per millimeter dan keasamannya tetap stabil perlu diberi tambahan NaHCO3 sebanyak 2 gram/liter.

Telur artemia akan menetas kurang lebih selama 24 jam, pisahkan artemia dari cangkangnya. Maka langkah selanjutnya adalah menebarkan bibit artemia pada kolam pembesaran.

Di hari pertama artemia menetas dari telurnya, artemia masih berenang lamban dan belum membutuhkan pakan.

Di hari kedua, maka artemia mulai berenang dengan menjelajah diseluruh isi wadah penetasan.

Dan di hari ketiga inilah artemia memutuhkan pakan dan di hari ketiga inilah artemia di masukan ke kolam pembesaran.

Pemberian Pakan Artemia


Cara Membesarkan Artemia Tanpa Bibit

Artemia  pada dasarnya membutuhkan air dengan kadar salinity yang lebih tinggi, yang mencapai 40 per mil.

Apabila kondisi air sesuai, maka artemia akan berkembang menjadi dewasa dalam waktu 10 hingga 15 hari.

Lalu setelah artemia memasuki masa kawin akan menurunkan generasi baru, dan artemia akan mati.

Cara membesarkan artemia ini harus diberi pakan yang sesui kebutuhan agar tumbuh kembang artemia baik.

Ada banyak jenis pakan yang bisa diberikan pada artemia ini, seperti misalnya bekatul, tepung terigu, tepung beras, ragi roti dan juga susu.

Yang jelas, dalam pemberian pakan ini jangan sampai berlebih hingga akhirnya membuat artemia mati.

Misalnya saja untuk pakan dari susu, takaranya yang pas untuk 200 liter lebih adalah 1/4 sendok teh setiap harinya.

Panen Artemia


Pakan Dan Cara Membesarkan Artemia

Artemia bisa dipanen apabila ukuranya sudah mencapai 8 mm atau kurang lebih sudah berumur 2 minggu.

Untuk mengambil artemia bisa dilakukan dengan cara mematikan aerator terlebih dulu dan tunggu hingga kadar oksigennya mulai turun.

Kenapa?

Karena apabila kadar oksigen turun, maka artemia akan naik ke permukaan untuk bernapas. Nah setelah artemia naik ke atas permukaan maka lakukan penyerokan seser yang terbuat dari kain yang halus.

Manfaat Dari Cara Membesarkan Artemia



Dengan pemberian pakan yang baik dan artemia tumbuh dengan baik, maka akan memiliki manfaat untuk ikan ( segi warna ).

Selain untuk ikan yang ukuranya sudah besar, dari cara membesarkan artemia ini mereka kawin dan telur-telur menetas yang tentunya artemia ukuran kecil ini bisa kita berikan pada larva udang maupun larva ikan.





loading...

0 komentar