Untungnya Berapa Sih Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit? Inilah Penjelasan Lengkapnya

Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit, majalahikan.com | Banyak kisah sukses para petani ikan nila dengan hasil hingga puluhan juta rupiah bahkan ratusan juta rupiah. Hal semacam ini tentunya mengundang perhatian bagi banyak orang untuk ikut-ikutan mengadu nasib dengan budidaya ikan nila. Hanya saja, terkadang bagi sebagian orang memiliki beberapa kendala, salah satu contoh kendalanya adalah keterbatasan lahan.

Budidaya ikan air tawar sangat erat kaitanya dengan lahan untuk membuat kolam, kita yang hanya memiliki sepetak tanah hanya untuk mendirikan bangunan rumah dan hanya beberapa meter pekarangan tentunya sangat tidak mungkin mengikuti jejak para pembudidaya ikan nila yang sukses tersebut.

Gambar Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit


Memang lahan yang luas juga merupakan kunci banyaknya kita meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah, akan tetapi jika kita memang benar - benar ingin mencoba budidaya ikan nila dengan lahan yang terbatas tersebut bukanlah sebuah kendala, karena ternak ikan nila di lahan sempit juga bisa kita lakukan.

Hanya saja, kita belum bisa mendapatkan rizki yang sama dengan para petani yang memiliki lahan luas. Meski begitu, lahan pekarangan kita yang menjadi satu-satunya tempat budidaya ikan nila tetap bisa untung. Di bawah ini adalah analisa perhitungan dan cara budidaya ikan nila di lahan sempit yang bisa kita aplikasikan.

Keunggulan Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit


Gambar Keunggulan Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit

Salah satu cara bisa ternak ikan nila di pekarangan kita adalah dengan metode budidaya ikan nila dengan kolam terpal.

Pemeliharaan ikan nila di kolam tanah dan beton memang memiliki banyak keunggulan. Meski begitu, ternak ikan nila di lahan sempit yang akan kita jalani ini juga banyak memiliki keunggulan.

Seperti misalnya :

  • Modalnya sedikit dan tetap bisa kita rasakan keuntunganya
  • Tidak harus selalu mengisi air seperti kolam tanah
  • Dengan sedikit yang bisa kita ternak maka kita semakin pintar dalam menganalisa laju pertumbuhan ikan.
  • Bisa diaplikasikan pada area yang kurang tersedianya air
  • Pekarangan kita menjadi semakin hidup dan tentunya bisa menjadi peluang usaha sampingan.
  • Ikan hasil panen tidak berbau tanah
  • Dan masih banyak lagi kenggulannya yang akan kita ketahui tetkala nanti kita menekuninya.

Perhitungan Modal Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit Dengan Kolam Terpal


Gambar Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit Dengan Kolam Terpal Bulat

Sebelum kita melangkah ke tahap cara-cara ternak ikan nila di lahan sempit dengan media kolam terpal, mari kita analisa dulu mulai dari modal hingga keuntungan yang akan kita dapat, karena analisa ini sangat penting untuk menunjang keberhasilan kita dalam budidaya ikan nila.

Dalam modal pertama ini terkadang kita akan merasa rugi, meskipun sebenernya kita untung, kenapa? Karena terpal hanya beli sekali pada awal kita terjun dan untuk ternak kedua kalinya maka modal terpal sudah tidak kita hitung. Sedangkan terpal bisa kita gunakan berkali kali ( tergantung cara penggunaanya )

Kita ambil contoh dari lahan yang memiliki luas untuk terpal 2x3m dengan kapasitas kepadatan tebar benih 500 ekor ikan nila.

Modal :

Harga terpal ukuran 2x3m : Rp 480.000
Harga benih ikan nila merah : 500 ekor x Rp 50 = Rp 25.000
Pakan apung pf.1000 : Harga per sak dengan isi per saknya 10 kg adalah Rp 130.000
Pakan apung 781 : Harga per sak dengan isi per saknya 30 kg adalah Rp Rp 200.000
Obat : Rp 25.000

Keterangan :

Terpal bisa digunakan lagi setelah panen pertama dan harga juga tergantung penjual, kita bisa membelinya baik di toko online maupun ofline.

Benih ikan nila merah bisa kita beli juga di toko online maupun tempat pembenihan ikan nila, jika online rekomendasinya ( bibitikan.net ) karena sudah berpengalaman menyediakan bibit ikan air tawar.

Untuk benih ini tergantung dari kita mau beli yang ukuranya berapa, di sini kita ambil contoh yang ukuran 3 cm. Semakin tinggi ukuran benih dan umur ikan nila maka harganyapun akan bertambah.

Untuk jenis ikan nila yang akan kita budidayakan dalam analisa ini adalah ikan nila merah, karena jenis ini memiliki beberapa kunggulan, seperti misalnya :

  • Ikan nila merah paling mudah untuk diternak atau dibudidayakan
  • Ikan nila merah bisa bertahan hidup disegala cuaca dan lingkungan lahan gambut maupun lahan payau
  • Ikan nila merah tidak terlalu boros dalam pemberian pakan
  • Ikan nila merah memiliki harga jual lumayan tinggi
  • Ikan nila merah lebih cepat panen bila dibandingkan jenis nila lain

Untuk pertama kita memulai ternak ikan nila di lahan sempit ini, kita akan beli pakan baik untuk pakan apung pf.1000 maupaun Pakan apung 781 semuanya satu sak-satu sak dulu.

Dengan begitu kita bisa tau nanti berapa pakan yang dibutuhkan selama pemeliharaan ikan nila hingga panen.

Jadi total modal yang kita butuhkan :

Terpal                        : Rp 480.000
Benih Ikan                 : Rp 25.000
Pakan apung pf.1000 : Rp 130.000
Pakan apung 781       : Rp 200.000
Obat                           : Rp 25.000

Jumlah                        : Rp 860.000

Langkah-Langkah Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit Dengan Kolam Terpal


Untuk awal-awal cara budiadaya ikan nila merah di lahan sekitar rumah kita ini membutuhkan 4 persiapan.

1. Persiapan lahan
2. Pemupukan lahan
3. Persiapan awal tebar benih ikan nila merah super
4. Penebaran benih

  • 1. Persiapan lahan ini meliputi pembersihan lahan atau penggalian tanah untuk tempat terpal. Terserah lebih enak mana ketika kita membuat kolam terpal untuk nila yang akan kita pelihara.

Gambar Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit Dengan Terpal - Kerangka Untuk Penguat Kolam Terpal

Jika terpal tidak masuk ke dalam tanah, maka kita membuat rangka untuk penguat terpal dan jika lebih menyukai kolam yang di tanah kita bisa menggalinya sesuai ketinggian terpal dan pada umumnya 50 hingga 75 cm.

Gambar Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit Dengan Terpal Kotak

Terpal juga disesuaikan dengan selera bisa terpal dengan bentuk bundar maupun kotak.

Gambar Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit Dengan Terpal Bundar

  • 2. Setelah setingan kolam kita persiapkan, maka langkah selanjutnya adalah pemupukan lahan atau kolam.

Yang pertama kita lakukan sebelum pengisian air adalah pengapuran dengan menebar kurang lebih 25 gram hingga 1kg/m2.

Sedangkan yang kedua adalah pemupukan dengan pupuk kandang sebanyak   ½  kg /m2, dan yang terakhir kita isi air.

Setelah dilakukan pemupukan kita akan biarkan air kolam tersebut menjadi berubah warna hijau kekuningan yang tentunya banyak planktonya untuk pakan awal benih ikan nila. Dan ini membutuhkan waktu sekitar satu minggu.

  • 3. Persiapan awal tebar benih ikan nila merah ini kita hanya memindahkan ikan dari penjual benih ke ember dan masukan ember yang berisi benih ikan nila ke kolam selama kurang lebih 15 menit agar benih beradaptasi dengan suhu air kolam.

  • 4. Penebaran benih, cara untuk penebaran benih ini kita hanya cukup memiringkan ember dan membiarkan benih ikan nila keluar dengan sendirinya.

Gambar Budidaya atau Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit

Selain pakan yang kita berikan dari pakan apung pf.1000 dan pakan apung 781, kita juga bisa memberi ikan nila dengan berbagai jenis daun-daunan untuk ikan nila, seperti misalnya daun singkong, daun talas dan yang lainya.

Pada umumnya ikan nila bisa kita panen pada usia 7 bulan, tergantung permintaan pasar dan pada umumnya setelah usia tersebut asumsi dalam satu kg berisi 3 ekor ikan nila.

Perhitungan Untung Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit Dengan kolam Terpal


Gambar Perhitungan Untung Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit

Harga ikan nila Rp 25.000 per kg nya.

1 kg berisi 3 ekor ikan nila, 500 ekor dibagi 3 = 66 kg

Jadi pendapatan kotor 66 kg x Rp 25.000 = Rp 1.650.000

Sedangkan untuk pendapatan bersih adalah keuntungan kotor dikurangi modal, Rp 1.650.000 - Rp 860.000 = Rp 790.000.

Lho kok sedikit, ya karena ini adalah awal kita memulai ternak ikan nila, untuk periode kedua maka kita tidak mengeluarkan modal untuk membeli terpal lagi dan tentunya untung kita bertambah lagi Rp 480.000 ( harga terpal ).

Karena dalam tahap pembelajaran, maka pakan satu sak tersebut tentunya adalah perhitungan yang terlalu banyak dan tentunya akan sisa. Maka dari itu di dalam periode ke 2 tentunya kita akan lebih mendapatkan untung.

Itulah analisa untuk ternak ikan nila di lahan sempit dengan kolam terpal 2x3x1 dengan kapasitas penebaran benih 500 ekor.

Semoga bermanfaat.
loading...

0 komentar