Thursday, 12 July 2018

Contoh Kolam Ikan Nila Lengkap Dengan Kelebihan Dan Kekuranganya

Contoh Kolam Ikan Nila, majalahikan.com | Banyaknya ragam cara budidaya ikan nila, terkadang menjadikan para pemula yang ingin mencicipi gurihnya keuntungan usaha pembesaran ikan nila kebingungan untuk memulai. Ditambah semakin berkembangnya jenis strain baru ikan nila, pemula semakin garuk garuk kepala harus membudidaykan jenis nila unggul yang mana?

Tak bisa dipungkiri, sistem budidaya ikan nila juga semakin beragam dan modern untuk membuat ikan nila semakin lebih cepat dipanen.

Ya, ikan konsumsi yang memiliki daging gurih dan kenyal ini memang bisa dipelihara di berbagai media kolam. Dan setiap media kolam memiliki keunggulan sendiri-sendiri.

Bagi kita yang masih bingung akan gambaran bagus mana diantara semua media kolam untuk ikan nila, di bawah ini ada beberapa contoh kolam ikan nila serta keunnggulanya masing-masing.

Baca juga : 5 Kisah Sukses Budidaya Ikan Nila Merah Yang Inspiratif

Contoh-Contoh Kolam Ikan Nila Lengkap Dengan Kelebihan Dan Kekuranganya


Setiap media kolam untuk budidaya ikan nila memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, setelah melihat contoh dan keterangan di bawah ini maka untuk media apa yang akan digunakan sebaiknya sesuaikan dengan lokasi dan biaya yang dikeluarkan.

Contoh Kolam Ikan Nila Dari Kolam Terpal Lengkap Dengan Kelebihan Dan Kekuranganya


Coba perhatikan contoh kolam ikan nila dari terpal berikut ini, apakah dengan penjelasan kelebihan dan kekuranganya cocok buat budidaya ikan nila yang akan Anda geluti.

Kelebihan Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan Nila

Gambar Contoh Kolam Ikan Nila Dari Kolam Terpal Lengkap Dengan Kelebihan Dan Kekuranganya
  • 1. Daerah Yang Kurang Air Dan Lahan Sempit Bisa Menggunakan Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan Nila
Yang pertama dari kelebihan kolam terpal untuk budidaya ikan nila adalah bisa diaplikasikan untuk daerah-daerah di Indonesia yang kurang air atau daerah yang struktur tanahnya tidak mendukung untuk pembuatan kolam tanah.

Selain itu, bagi yang memiliki lahan terbatas maka kolam terpal merupakan solusi untuk budidaya ikan nila.

  • 2. Suhu Air di Kolam Terpal Lebih Stabil / Terkendali
Dalam pembuatan kolam terpal, pada umumnya alas kolam dilapisi sekam dan skam ini akan menjaga suhu air ketika perubahan cuaca yang ekstrim.

  • 3. Ikan Hasil Panen Kolam Terpal Tidak Berbau Lumpur atau Tanah
Keunggulan ke 3 dari contoh kolam ikan nila dari kolam terpal adalah hasil panen lebih disukai oleh konsumen, karena ikan nila dari kolam terpal tidak berbau lumpur.

  • 4. Cara Memanen Ikan Nila Lebih Mudah
Kesulitan petani saat panen ikan adalah bersembunyinya ikan di lumpur atau tanah, karena contoh kolam ikan nila media dari terpal ini sangat sedikit sekali lumpurnya atau bahkan tidak adanya lumpur, maka cara penen ikan nila lebih mudah.

  • 5. Pengolahan Kembali Kolam Terpal Lebih Praktis dan Cepat
Pengolahan pasca panen budidaya ikan nila di kolam tanah pada umumnya memakan waktu 2 hingga 7 hari, untuk kolam terpal hanya membutuhkan 1 hingga 2 hari saja.

  • 6. Padat Tebar Benih Ikan Nila Jauh Lebih Tinggi
Kenapa? alasanya adalah karena mudahnya dalam membersihkan dasar kolam dengan cara disedot dan ketika dasar kolam bersih dari sisa pakan serta kotoran, maka ikan tidak hanya bergerak di bagian tengah hingga atas saja, melainkan dasar kolam juga ditelusuri oleh ikan karena tidak adanya racun.

  • 7. Jarang Ditemui Predator & Penyakit
Tidak seperti kolam tanah yang tidak bisa dikontrol adanya predator ikan nila, dengan kolam terpal maka sangat mudah untuk dikontrol adanya hama bahkan bisa dibilang budidaya ikan nila di kolam terpal bebas hama. Selain itu, pemeliharaan ikan nila di kolam terpal kesehatan ikan lebih bisa dikontrol.

  • 8.  Kelangsungan Hidup Ikan Nila Jauh Lebih Tinggi
Air adalah hal yang paling penting dalam kehidupan ikan selain pakan, mudahnya pengontrolan kualitas air menjadikan kelangsungan hidup ikan nila jauh lebih tinggi.

Kekurangan Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan Nila

Gambar Kekurangan Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan Nila

  • 1. Kolam Terpal Rawan Bocor
Kawat atau paku untuk rangka kolam terpal jika tidak teliti dan hati-hati akan mengakibatkan kebocoran terpal, selain itu lahan yang kurang bersih ( dari benda-benda lancip ) juga bisa mengakibatkan bocornya kolam terpal.

Hewan pengerat seperti tikus misalnya juga salah satu yang harus diwaspadai, karena tikus juga salah satu yang mengakibatkan kebocoran kolam terpal.

  • 2. Kolam Terpal Mudah lapuk Karena Air Hujan dan Panas
 Panas terik matahari dan hujan adalah penyebab lapuknya terpal dengan cepat.

  • 3. Kolam Terpal Tidak Awet
Awet disini maksudnya adalah bisa digunakan untuk budidaya ikan nila hingga puluhan tahun seperti contoh kolam ikan nila dari beton. Karena pada umumnya terpal hanya bisa diaplikasikan untuk pemeliharaan ikan nila sekitar 2 tahun.

  • 4. Pertumbuhan Ikan Nila Tidak Secepat Nila Dari Kolam Tanah
Pembesaran ikan nila di kolam tanah jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan ikan nila dari kolam terpal, ini karena kolam tanah ada kandungan mineral renik yang baik untuk tumbuh kembang ikan nila.

Selain itu, di kolam tanah ion dalam air stabil dikarenakan ketika air kekurangan ion maka tanah akan mesuplainya dan sebaliknya jika air kelebihan ion maka tanah akan mengikatnya.
  • 5. Air Kolam Terpal Lebih Cepat Bau
Bau pada air kolam terpal ini akibat dari lamanya pembusukan sisa-sisa pakan dan kurangnya oksigen, karena pada proses pembusukan sisa pakan ini membutuhkan oksigen.

Sumber : www.bibitikan.net/kelebihan-dan-kekurangan-budidaya-ikan-kolam-terpal/

Contoh Kolam Ikan Nila Dari Kolam Tanah Lengkap Dengan Kelebihan Dan Kekuranganya


Coba perhatikan contoh kolam ikan nila dari tanah berikut ini, apakah dengan penjelasan kelebihan dan kekuranganya cocok buat budidaya ikan nila yang akan Anda tekuni.

Kelebihan Kolam Tanah Untuk Budidaya Ikan Nila

Gambar Contoh Kolam Ikan Nila Dari Kolam Tanah Lengkap Dengan Kelebihan Dan Kekuranganya

  • 1. Biaya Lebih Murah
Bila dibandingkan dengan kolam tembok atau beton, biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan kolam tanah ini relatif lebih murah, karena hanya menggali saja.

  • 2. Tersedianya Pakan Alami
Setelah kolam selesai dibuat maka ada langkah pengapuran dan pemupukan pada dasar tanah/kolam yang bertujuan untuk membasmi bibit penyakit serta menumbuhkan pakan alami untuk ikan nila yang masih kecil.

Kekurangan Kolam Tanah Untuk Budidaya Ikan Nila

Gambar Kekurangan Kolam Tanah Untuk Budidaya Ikan Nila

  • 1. Rentan Bocor
Budidaya ikan nila di kolam tanah bisa saja terjadi kebocoran yang tidak diketahui karena diakibatkan oleh hewan seperti yuyu ( sejenis kepiting air tawar ).
Kebocoran ini juga bisa diakibatkan dari tekanan air dari dalam maupun luar kolam.

  • 2. Kesulitan Mengontrol
Selain penyakit ikan nila adanya ancaman predator dari luar juga tidak bisa dikontrol, terlebih saat hujan deras. Selain itu debit air yang masuk juga sulit untuk dikontrol.

Baca juga : 7 Poin Penting Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Tanah Agar Hasil Sesuai Analisa 

Sumber : https://www.hobiikanmania.com/2010/01/kekurangan-dan-kelebihan-kolam-tanah.html

Contoh Kolam Ikan Nila Dari Kolam Beton Lengkap Dengan Kelebihan Dan Kekuranganya


Coba perhatikan contoh kolam ikan nila dari beton berikut ini, apakah dengan penjelasan kelebihan dan kekuranganya cocok buat budidaya ikan nila yang akan Anda rencanakan.

Kelebihan Kolam Beton Untuk Budidaya Ikan Nila

Gambar Kelebihan Kolam Beton Untuk Budidaya Ikan Nila


  • 1. Paling Awet Diantara Semua Jenis Kolam
Diantara semua media kolam untuk budidaya ikan nila, kolam beton merupakan kolam yang paling awet dan bisa digunakan hingga puluhan tahun.
  • 2.Tidak Mudah Bocor
Dengan beton yang kuat maka sangat tidak mungkin untuk hewan bisa merusak beton hingga mengakibatkan kebocoran kolam.
  • 3. Tahan Terhadap Tekanan Air
  • 4. Mudah Mengontrol Air

Kekurangan Kolam Beton Untuk Budidaya Ikan Nila

Gambar Contoh Kolam Ikan Nila Dari Kolam Beton Lengkap Dengan Kelebihan Dan Kekuranganya

  • 1. Biaya mahal
  • 2. Pakan Alami Tidak Bisa Sebanyak Kolam Tanah
  • 3. Proses Penguraian Alami Sulit Terjadi
Sumber : https://www.hobiikanmania.com/2010/01/kekurangan-dan-kelebihan-kolam-tanah.html

Contoh Kolam Ikan Nila Dari Kolam Keramba Jaring Apung ( KJA ) Lengkap Dengan Kelebihan Dan Kekuranganya


Baca juga : Fakta Ikan Nila Merah Yang Harus Diketahui Konsumen Dan Petani Ikan Nila

Coba perhatikan contoh kolam ikan nila dari keramba jaring apung berikut ini, apakah dengan penjelasan kelebihan dan kekuranganya sesuai dengan daerah Anda.

Kelebihan Kolam Keramba Jaring Apung ( KJA ) Untuk Budidaya Ikan Nila

Gambar Contoh Kolam Ikan Nila Dari Kolam Keramba Apung Lengkap Dengan Kelebihan Dan Kekuranganya


  • 1. Bisa Dilakukan Sepanjang Waktu
Budidaya ikan nila di keramba jaring apung ini bisa dilakukan baik pada saat musim penghujan maupun kemaru.

  • 2. Tidak Ada Jeda Tebar Benih
Setelah panen ikan nila, untuk menebar benih lagi tidak adanya jeda seperti pengeringan atau pengolahan tanah karena bisa langsung tebar benih lagi.

  • 3. Mudah Dipanen
Sangat mudah cara memanen ikan nila, tinggal tarik jaring maka ikan langsung bisa diambil

Kekurangan Kolam Keramba Jaring Apung ( KJA ) Untuk Budidaya Ikan Nila

Gambar Kekurangan Kolam Keramba Jaring Apung ( KJA ) Untuk Budidaya Ikan Nila

  • 1. Resiko Jaring Sobek
Petani bisa saja gagal panen karena robeknya jaring.

  • 2. Resiko Penyakit
Penyakit sangat mudah menular di sistem kolam keramba jaring apung ini.

  • 3. Hanya Untuk Petani Yang Dekat Dengan Waduk Maupun Danau

Sumber : https://www.banyudadi.com/budidaya-nila-karamba-jaring-apung-kja/

Baca juga : Jenis Jenis Pakan Ikan Nila Dari Daun Dan Manfaatnya

Artikel Terkait

Contoh Kolam Ikan Nila Lengkap Dengan Kelebihan Dan Kekuranganya
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Silahkan Berkomentar Dan Saling Memberi Inspirasi Serta Berbagi Pengalaman Untuk Kebaikan Kita Dan Ikan Hias Kita Semua