Tuesday, 16 August 2016

Udang Hias Cardinal, Yuk Kita Kenali Invertebrata Asli Indonesia Ini


Udang Hias Cardinal, Yuk Kita Kenali Invertebrata Asli Indonesia Ini, majalahikan.com - Ada banyak jenis udang hias, yang mungkin salah satunya adalah milik sahabat majalah ikan.


Udang Hias Cardinal

Udang hias memang sangat cocok untuk akuarium aquascape, berbagai pilihan warna yang cantik akan membuat kita terkagum kagum akan kuasa Sang Pencipta.

Salah satu jenis udang hias yang luar biasa cantik adalah udang hias Cardinal, dan merupakan salah satu dari sekian banyak jenis udang hias yang banyak dicari oleh hobiis udang hias.

Warnanya gelap kemerah merahan yang dikombinasi dengan bintik bintik putih diseluruh tubuhnya dan pada ujung ekornya berwarna putih.

Untuk melihat seluruh keindahan udang hias cardinal ada baiknya melihat secara langsung dengan mata telanjang, karena terkadang melihat foto atau gambar udang hias cardinal tidak begitu persis dengan aslinya.


Habitat Dan Tingkah Laku Udang hias Cardinal


Habitat Dan Tingkah laku Udang Hias Cardinal

Udang hias yang warnanya merah ini, ternyata adalah dari negara kita. Tepatnya di Sulawesi dan hidup di danau danau yang ada disana. 

Udang hias cardinal bukan termasuk tipe udang yang pemalu yang selalu bersembunyi dibalik batu karang. Biasanya udang cardinal menghabiskan waktunya  merayap di dasar untuk mencari makan.

Udang hias cardinal juga bukan tipe udang yang agresif, bahkan udang asli Indonesia ini bisa dicampur dengan spesies lain dalam satu akuarium, seperti misalnya siput.


Cara Merawat Udang Hias Cardinal Di Akuarium


Cara Merawat Udang Hias Cardinal

Air yang paling ideal untuk merawat dan memelihara udang hias cardinal adalah air yang bersuhu 78F, suhu air yang dibawah itu kurang baik untuk udang hias cardinal.

Sedangkan kekerasan air atau pH yang tepat untuk merawat udang asal sulawesi ini adalah yang tidak kurang dari 7,0.

Umumnya pecinta udang cardinal ini menyetting dasar akuarium dengan batu batuan dengan permukaan ganggang, agar terlihat seperti dilingkungan dimana udang cardinal hidup.

Terkadang para hobiis udang cardinal memberi dasar akuarium dengan pasir.

Makanan udang hias cardinal bisa diberikan slada beku, alga, daun kubis atau spirulina tablet. 

Berilah pakan satu kali dalam sehari dengan kira - kira bisa dihabiskan antara 2 hingga 3 jam, dan jangan berlebih karena tidak baik akhirnya untuk kualitas air


Cara Ternak Udang hias Cardinal


Cara Ternak Dan Budidaya Udang Hias Cardinal

Bagi pemula atau baru pertama kali beternak udang hias cardinal bisa dikatakan akan kesulitan, karena untuk melakukan budidaya udang hias ini membedakan antara jantan dan betina tidaklah mudah. Akan tetapi bagi para breeder yang berpengalaman cara budidaya udang hias cardinal tentunya adalah hal yang mudah.

Induk jantan dan betina memang sulit dibadakan, karena udang cardinal benar benar mirip antara jantan dan betina.

Bahkan untuk mengetahui ciri ciri udang hias cardinal ini tidak bisa hanya melihat secara umum pada udang, yang mana biasanya sang induk betina lebih besar dibanding dengan jantan.

Akan tetapi  walaupun sulit tidak menutup kemungkinan juga bisa dilakukan oleh para pemula yang ingin mencoba budidaya udang hias cardinal ini.

Karena memang untuk membedakan antara udang hias jantan dan betina sulit bagi pemula, salah satu caranya adalah membeli udang cardinal yang sudah membawa telur.

Atau beli udang hias cardinal kurang lebih 50 ekor dan dibudidayakan secara masal.

Udang hias cardinal betina membawa telurnya kurang lebih 10 - 15 butir, dan bayi - bayi udang ini akan menetas sekitar 20 - 30 hari.

Bayi - bayi udang cardinal setelah menetas akan memeiliki warna yang langsung sama dengan induknya dan akan tumbuh dengan cepat jika kondisi air dalam akuarium bagus.

Usai sudah perkenalan kita dengan udang hias cardinal, kritik dan saran dari sahabat majalah ikan di tunggu untuk menyempurnakan tulisan udang hias asli Indonesia ini.

0 comments

Post a Comment

Mohon Maaf Sebelumnya Komentar Dengan Link Akan Di Hapus